Retail adalah satu atau lebih aktivitas yang menambah nilai produk dan jasa kepada konsumen baik untuk kebutuhan keluarga atau untuk keperluan pribadi. Contoh Pizza Hut, McD dan KFC merupakan contoh retail makanan yang sukses. Adapun retail mengcangkup dalam dunia jasa seperti Air Asia, Prudential dan TIKI yang menawarkan retail dalam bentuk jasa. Dalam retail ada proses – proses yang dilakukan oleh beberapa badan usaha sebelum barang tersebut sampai kepada konsumen aktifitas ini dinamakan supply chain. Badan usaha tersebut yaitu Produsen/pabrik-Distributor/suplier-Retailer-Konsumen.
1. Produsen/Pabrik
Produsen/pabrik adalah badan usaha yang memproduksi dari bahan mentan/setengah jadi menjadi barang setengah jadi/jadi.
2. Distirbutor/Suplier
Distributor/suplier adalah badan usaha yang bertanggungjawab menyalurkan produk dari produsen/pabrik kepada retailer atau konsumen.
Distributor/suplier adalah badan usaha yang bertanggungjawab menyalurkan produk dari produsen/pabrik kepada retailer atau konsumen.
3. Retailer
Retailer atau eceran yaitu badan usaha yang mendistribusikan barang/jasa kepada konsumen baik biasanya mereka menjual secara eceran.
Retailer atau eceran yaitu badan usaha yang mendistribusikan barang/jasa kepada konsumen baik biasanya mereka menjual secara eceran.
Bisnis ritel merupakan aktivitas bisnis yang melibatkan penjualan barang dan jasa secara langsung kepada konsumen akhir.
Peran Usaha Ritel
Usaha ritel memberikan kebutuhan ekonomis bagi pelanggan melalui 5 cara:
- Memberikan suplai/pasokan barang dan jasa pada saat dan ketika dibutuhkan konsumen/pelanggan dengan sedikit atau tanpa penundaan.
- Memudahkan konsumen/pelanggan dalam memilih atau membandingkan bentuk, kualitas dan barang serta jasa yang ditawarkan.
- Menjaga harga jual tetap rendah agar mampu bersaing dalam memuaskan pelanggan
- Membantu meningkatkan standar hidup masyarakat
- Adanya usaha ritel juga memungkinkan dilakukannya produksi besar-besaran (produksi massal).
Fungsi Usaha Ritel
- Melakukan kegiatan usahanya di lokasi yang nyaman dan mudah diakses pelanggan
- Memberikan beragam produk sehingga memungkinkan pelanggan bisa memilih produk yang diinginkan
- Membagi jumlah produk yang besar sehingga dapat dijual dalam kemasan/ukuran yang kecil
- Mengubah produk menjadi bentuk yang lebih menarik.
- Menyimpan produk agar tetap tersedia pada harga yang relatif tetap
- Membantu terjadinya perubahan (perpindahan) kepemilikan barang dari produsen ke konsumen
- Mengakibatkan perpindahan barang melalui sistem distribusi
- Memberikan informasi, tidak hanya ke pelanggan, tapi juga ke pemasok
- Memberikan jaminan produk layanan purna jual, dan turut menangani keluhan pelanggan
Jadi kesimpulannya retail bisa menjual produk ataupun jasa tergantung kebutuhan pasar saat ini.Barang dan Jasa yang kita nikmati saat ini tidak terlepas dari jasa retail, retail membantu produsen/distributor dan konsumen agar setiap kebutuhan akan keduanya dapat terpenuhi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar